KPK Ayo Bangkit

Korupsi, kata yang selalu mendengung-dengung di negeri kita tercinta, tiada hari kecuali berita sekitar korupsi. Penegakan hokum yang lemah serta mental manusia yang semakin merosot membuat korupsi semakin menjamur. Meski presiden selalu mengatakan berantas korupsi tapi kalau penegakan hukumnya lemah tentu akan sulit terwujud. Setiap peristiwa bahkan dibawa ke ranah politik yang jika didengarkan semakin rumit menentukan mana sebenarnya yang benar. Negeriku tercinta, apa yang terjadi denganmu? Kau telah tercemar oleh tangan-tangan perusak bangsa.

Langkah-langkah pemandulan KPK sebagai salah satu upaya untuk membebaskan diri agar bisa bebas bergerak dan beraksi terus terjadi, dari kasus Pak Bibit dan Pak Candra sungguh terlihat jelas adanya pelemahan KPK. Padahal lembaga ini masih sangat diandalkan dibanding dengan lembaga-lembaga lain. Masyarakat masih sangat menaruh harapan terhadap kinerja KPK dalam mengungkap dan membeberkan kejahatan korupsi. Korupsi bukanlah tindakan orang besar dan berkuasa saja, tapi memang karena orang besar bisa memperoleh lebih besar. Orang kecil pun sering terlihat melakukan korupsi, tapi tentu jauh lebih kecil yang dikorupsi. Perbedaan ini justru berbalik dengan hukumnya, ketika orang kecil terbukti sangatlah mudah dipenjarakan, ketika orang kaya tentulah lebih sulit dipenjarakan, padahal korupsi lebih besar.

Maraknya terjadi kasus korupsi menunjukkan bahwa hokum di Indonesia masih lemah, pengawasan juga masih lemah. Slogan yang sering disampaikan presiden tentu tidak akan bisa tercapai mengenai pemberantasan korupsi kecuali para aparat penegak hokum melakukan pengusutan tanpa tebang pilih. Saat ini KPK telah menajamkan mata pisaunya, kita berharap terpilihnya anggota sekaligus ketua KPK baru ini membuat para korupsi ngacir dan kasus-kasus serupa akan terhenti. Keposlisian pun memiliki pemimpin baru, juga kejaksaan, tentunya dengan kepemimpinan-kepemimpinan yang baru masyarakat berharap agar semakin tajam mata pisau penegakan hokum sehingga semua jenis kejahatan dapat diberantas.

Mulai dari kasus yang kecil hingga yang besar perlu perhatian serius, gak hanya ngurusi perut tapi ngurusi bangsa agar rakyatnya makmur. Semangat wahai para penegak hukum pemberantas kejahatan termasuk korupsi. Banyaknya kejadian dari bencana yang bertubi-tubi serta rendahnya moral para koruptor mungkin saling berhubungan, kemerosotan moral bangsa mungkin juga menjadi sebab. Allah murka kah?sehingga bangsa ini banyak masalah?semoga yang terbaik untuk bangsa ini.

Pesen:
Sebagai rakyat kecil kami berharap dan selalu memberi dukungan meski hanya sebatas do’a, semoga para pemberantas kejahatan sejati (apapun kejahatannya). Yakinlah bahwa Allah bersama orang-orang yang serius dalam jalan yang baik. Kejahatan akan hancur. Insya Allah….

Lagi-Lagi Orang Kecil Jadi Korban

Berita yang sering menghebohkan bangsa Indonesia, dari bencana alam, kerusuhan, demo, sampai dengan masalah tenaga kerja di luar negeri. Baru-baru ini digemparkan dengan menguaknya kasus kekerasan terhadap tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Serba salah memang ketika bicara mengenai TKI. Pengalaman dan pengetahuan yang kadang minim membuat tenaga kerja kita di luar negeri sering menjadi korban kekerasan oleh majikan. Sebagian besar hal ini dialami oleh para wanita. Harus menjadi koreksi terus menerus bagi para TKI dan pemerintah untuk berusaha mencegah kembali terjadinya kekerasan ini.

Bentuk kekerasan macam-macam, dari kekerasan fisik seperti dipukul, dipecut, disiram air panas, diseterika, ataupun kekerasan psikis seperti tidak dibayarkan gajinya, dan lain-lain. Begitu banyak kejadian anehnya tetep banyak yang tertarik untuk bekerja di luar negeri, meski dengan resiko yang sangat besar. Iming-iming gaji yang jauh lebih besar tentu membuat semangat tersendiri bagi para calon TKI. Pemerintah pun berusaha untuk memfasilitasi para TKI, tapi kelengahan tentu saja mungkin terjadi. Kegiatan pelatihan dan penambahan pengetahuan bagaimana di negeri orang tentu sudah diupayakan.

Menurut saya tidak semua bisa dilakukan pemerintah sendiri, tapi peran serta masyarakat terutama para calon TKI sangat diperlukan, paling tidak mereka harus paham betul seluk-beluk di negeri orang, bagaimana jika terjadi sesuatu, harus melapor kemana, dan sebagainya. Artinya antara pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama untuk mencegah kejadian-kejadian serupa kembali terulang. Diharapkan agar para calon TKI melewati jalur yang benar agar bias dimonitor oleh pemerintah akan keberadaannya. Tentunya hal tersebut akan mempermudah pengawasan oleh pemerintah.

Semoga sekian banyak kejadian yang menimpa para TKI kita di luar negeri menjadi koreksi kita secara terus menerus untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Dan alangkah baiknya jika sumber daya manusia yang ada tetap berada di negeri sendiri untuk membangun dan bekerja di negeri sendiri. Tidak ada kesia-sia an jika kita mau berusaha secara sungguh-sungguh.

Isu Gunung Purba “Nglanggeran” Aktif Kembali

Gunug Nglanggeran atau kadang disebut gunung wayang (karena menurut cerita dijaga oleh punakawan), bener gak ya?he…. Gunung ini merupakan gunung jinak (udah gak aktif), memang menurut sejarah sekitar 60 juta tahun yang lalu merupakan gunung aktif, tapi bukan berarti tidak bisa nonaktif kan?

Berikut Profil Gunung Nglanggeran:
-Terletak di Desa Nglanggeran Patuk Gunungkidul dengan ketinggian sekitar 200-700 mdpl
-Merupakan bekas gunung api purba dan pernah aktif sekitar 60 juta tahun lalu.
-Menjadi objek wisata terutama para pecinta alam
-Pada masa jepang gunung ini menjadi tempat persembunyian, memilki mata air yang tidak pernah kering.
-Diyakini bahwa rembesan telaga berasal dari telaga mistik telaga wungu.

Beberapa hari yang lalu warga dihebohkan dengan suara gemuruh yang datangnya pun tidak jelas dari mana, sebagian warga patuk dan sekitar tambalan bahkan sudah bersiap-siap kalau ada apa-apa akan segera melarikan diri, suara gemuruh ternyata juga dirasakan warga wonosari, dan sekitar piyungan.

Berita bahwa media online nasional mengatakan terlihat asap ternyata dibantah warga nglanggeran, mereka justru tidak melihat apa-apa, BPPTK menyatakan bahwa itu perlu dikaji dulu, karena kalaupun keluar asap belum tentu itu asap vulkanik. Bisa saja asap metan yang keluar. Memang untuk membuktikan tulisan media online nasional tersebut benar atau tidak perlu dikaji lagi. Akibat gempa dimungkinkan adanya rongga yang bisa menyebabkan keluarnya gas metan, jadi bukan akibat aktivitas vulkanik.

So… sodara-sodaraku gak sah khawatir, saya juga warga piyungan, dan gak perlu takut, semua udah ada yang ngatur, Allah SWT akan memberikan jalan dan perlindungan bagi kita, amin. Semua adalah atas ketentuan dan kehendak Allah. Jadi kenapa harus takut?

Presiden Obama-SBY

Rencana kedatangan Presiden AS Obama yang sudah tertunda sebanyak 2 kali karena beberapa alasan, akhirnya direncanakan tanggal minggu-minggu ini akan dating ke Indonesia. Terlepas dari itu semua reaksi akan kedatangan Presiden Obama ke Indonesia manyak menuai pendapat. Bagi beberapa orang merasa tidak senang karena melihat kedatangan Presiden Obama hanya akan merugikan bangsa Indonesia, tapi beberapa orang yang lain itu gak masalah, yang penting pemerintah mampu memanfaatkan situasi ini untuk memperoleh keuntungan dari kedatangan Presiden Obama ke Indonesia.

Kedatangan Presiden Obama bersamaan dengan banyak bencana di Indnesia, kira kira apa inti pembicaraan dengan pemerintah Indonesia?jangan nebak-nebak ya, saya juga gak tau. Ato mau renovasi sekolah yang dulu?he….

Kedatangan Presiden AS tersebut disambut dengan 800 an personil pengaman, he… banyak juga ya, ya maklumlah orang penting, kalau kalian orang penting juga gitu kan?
Terlepas dari semua itu semoga saja pertemuan kedua pemimpin Negara ini akan menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang lebih baik baik kedua Negara. Memberikan solusi bijak atas segala masalah yang diatasi kedua Negara bahkan bagi seluruh Negara di dunia.

Kita tidak boleh menghakimi seseorang itu baik atau buruk semudah kita membalikan tangan, kita tidak tau apa isi hati setiap manusia, hanya Allah yang maha tau. So…. Positive thinking aja ya pren.

Krakatau Bisa Jadi Objek Wisata

Kejadian luar biasa bagi saya, dan mungkin bagi bangsa ini. Banyak terjadi masalah, dari masalah moral masyarakat, sampai bumi pertiwi. Belum lama terjadi banjir wasior, disusul dengan gempai mentawai yang diikuti dengan tsunami, setelah itu konsentrasi terpecah lagi dengan keberadaan gunung aktif yang kembali beraksi. Bahkan ada beberapa gunung berapi yang mulai aktif kembali,

Sebagai contoh adalah Gunung anak Krakatau, yang sudah menyandang status waspada sejak setahun lalu. Status ini belum berubah sampai sekarang, meski juga mengeluarkan semburan uap panas dan lava pijar. Layaknya gunung merapi yang berkali2 sudah meletus, gunung anak Krakatau pun tidak mau kalah menunjukkan eksistensinya. Wuih bahasa apa ini??? Yang jelas soal bahaya semua berbahaya, tetapi kalau dilihat dari resiko terhadap warga tentu gunung merapi jauh lebih beresiko, karena lereng merapi banyak dihuni penduduk.

Lain hal nya dengan gunung Krakatau yang berada jauh dari pemukiman. Asalkan tidak terlalu mendekat dan mampu menjaga jarak dengan gunung Krakatau sekitar radius 2 km masih dikatakan aman. Bisa dikatakan bahwa bagi para wisatawan yang menghendaki wisata alam fenomenal bisa langsung melihat kegiatan gunung berapi. Bagaimana melihat saat keluar lava pijar atau awan panas, dengan jarak yang ideal bisa disaksikan secara jelas.

Yang perlu diwaspadai adalah bagi para nelayan agar bisa jaga jarak terhadap gunung Krakatau ini. Karena dikhawatirkan jika terlalu dekat akan terkena lemparan material gunung Krakatau. Dari peneliti dan pengawas gunung mengatakan bahwa ini tidak berpotensi tsunami, tapi tentunya warga harus tetap waspada.

Semoga banyak kejadian di negeri ini bisa disikapi dengan arif dan bijaksana. Menyadarkan kita akan kekuasaan Allah SWT yang maha dahsyat. Atas kuasanya bisa terjadi apapun tanpa kita bisa menolaknya. Semoga kita termasuk hamba yang pandai bersyukur dan bersabar.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Modern Warfare 3