Pasir Merapi di Sungai Gendol

Dampak erupsi merapi beberapa bulan lalu telah memberikan suasana baru di sepanjang sungai gendol. Tumpukan pasir yang menggunung seperti tak pernah akan habis. Aktifitas berbagai truk pengangkut pasir dan pengeruk pasir terus beraksi. Namun ketika hujan kembali datang tumpukan menjadi bertambah lagi dan sungai kembali dangkal, hal ini menjadikan aktifitas pengerukan sungai gendol terasa tidak ada hentinya. Setiap hari puluhan truk datang dan penggaruk sungai pun terus beraksi. Hal ini menjadi sensasi tersendiri bagi warga sekitar sleman, layaknya menjadi sebuah objek wisata yang menyenangkan.

video

Fenomena erupsi merapi sedikit banyak memberikan pengaruh, baik secara ekonomi maupun aktifitas warga. Rumah disepanjang sungai gendol terlihat hancur lebur tetapi berkah adanya pasir dan batu-batuan yang besar juga ada. Terlihat ada warga yang melakukan kegiatan pembuatan tegel dari batu kali dengan cara digergaji. Sebuah kejadian yang mungkin dikatakan sebuah bencana bagi warga tetapi juga bias membawa manfaat bagi warga, selain manfaat ekonomis juga manfaat spiritualitas religius.

Fenomena Hujan Es

Artikel rada telat karena beberapa hari akun tidak bisa dibuka.Hari jumat sekitar pukul 15.00 sampai 17.00 terjadi hujan yang sangat lebat di daerah saya tepatnya Petir Srimartani Piyungan Bantul Yogyakarta. Fenomena hujan lebat ini mengagetkan warga karena disertai dengan petir yang menggelegar dan angin yang lumayan kencang, sempat ponakan saya karena kaget benda yang dipegang spontan jatuh dan tertegun tidak bergerak, Karena kilat yang menyambar berkali-kali seakan-akan berada di depan rumah dan di atas rumah. Hujan yang sangat deras ini membuat jalan-jalan menjadi banjir, daerah saya yang masih termasuk lereng air mengalir sangat deras, selokan pun tak muat menampung sehingga jalan berubah menjadi jalan air. Fenomena yang kemudian yang sangat mencengangkan lagi adalah hujan yang turun ternyata disertai es, besar es sekitar segede jempol kaki, dengan bentuk tidak beraturan, suara keras ketikan es-es ini menerpa genteng bahkan atap seng, sempat saya ambil beberapa es yang jatuh memang benar-benar es yang keras seperti balok es yang mengkilat cuman ukurannya kecil. Fenomena ini sempat membuat para warga was-was, karena listrik juga langsung padam.

Menurut warga yang sudah senior fenomena ini pernah terjadi di daerah saya sekitar tahun 1964 an, bahkan es yang jatuh lebih besar, sampai atap rumah pada rusak. Entah apa yang hendak ditunjukkan oleh Allah SWT dengan kejadian ini. Tapi memang ini sangat aneh bagi saya, karena fenomena ini baru kemarin saya alami. Di daerah tropis turun hujan es yang lumayan besar ukurannya. Tidak terbayangkan jika sedang di jalan raya dan kejatuhan es batu ini, mungkin kaca helm bias pecah, memang menakutkan.

Kejadian ini sempat saya tanyakan di teman saya yang rumahnya agak jauh ternyata disana tidak terjadi hujan es, malah dengan santai menjawab “dikumpulkan aja buat es teh” he… emang karena hujan es sesuatu yang sangat aneh di daerah tropis seperti ini. Hujan es yang entah datang dari mana, yang membuat warga sedikit was-was, karena sempat dikira rumah mereka tertimpa benda-benda material vulkanik merapi.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Modern Warfare 3